Memahami Struktur Dan Ciri Kebahasaan Teks Berita
Tuesday, August 4, 2020
Edit
Teks informasi merupakan teks yang berisi informasi ihwal segala yang terjadi di dunia yang ditulis di media cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau diunggah di situs. Berita berisi fakta, namun tidak semua fakta diangkat menjadi berita. Melalui teks informasi membantu kita memeroleh wawasan pengetahuan yang lebih luas semoga terampil berpikir kritis dan kreatif serta bertindak efektif menuntaskan permasalahan kehidupan positif yang tidak terlepas dari kehadiran teks. Beberapa teks informasi sanggup diambil hikmahnya dan dipakai sebagai motivasi dalam meraih harapan dan mencipta gambaran pribadi.
Permasalahan dalam teks informasi dibahas guna memanfaatkan keberadaan bahasa Indonesia dalam menempatkan diri sebagai cerminan perilaku bangsa Indonesia di lingkungan pergaulan dunia global. Untuk itu, pelajaran ini dikemas dengan memakai tema menyikapi informasi dunia dari semua sudut pandang.Tahapan acara pembelajaran teks tersebut dilakukan untuk memba ngun teks yang menerapkan pembelajaran saintifik dengan model pembelajaran teks berbasis problem (problem based learning), pembelajaran teks berbasis proyek (project based learning), dan pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian (discovery/inquiry learning), serta evaluasi autentik.
Struktur Teks Berita
Struktur teks merupakan gambaran cara teks tersebut dibangun. Kalian Teks informasi disusun dengan struktur teks orientasi informasi diikuti insiden kemudian sumber berita.
Setelah membaca teks informasi “’Pertemuan’ Diplomatik 505 Kilometer per Jam” idiperloeh informasi sebagai berikut.
Fungsi Subyek
Setiap informasi mempunyai urutan insiden yang diceritakan dengan memakai narasi. Setiap insiden mempunyai kaitan antara satu dan lainnya. Perhatikan penggalan yang tercetak miring pada kalimat berikut ini.
Pada kalimat (1), subjek (Abe) berbentuk nomina, sementara pada kalimat (2) subjek (KA canggih ini) berbentuk kelompok kata nomina. Pada umumnya, unsur pengisi fungsi subjek berkategori nomina, kelompok kata nomina, atau klausa, namun pada beberapa kalimat lain, ada pula subjek yang berkategori lain. Seperti pada pola di bawah ini.
Subjek pada kalimat (1) berkategori klausa dan pada kalimat (2) berkategori verba. Jika unsur subjek lebih panjang dari unsur predikatnya, subjek sering diletakkan di tamat kalimat. Membeli biaya lisensi kereta api maglev mahal sekali -->Mahal sekali membeli biaya lisensi kereta api maglev.
Subjek yang berupa orang kedua atau orang pertama jamak pada kalimat imperatif (perintah) sering dihilangkan ibarat pada kalimat berikut:
Subjek pada kalimat aktif transitif akan menjadi suplemen bila kalimat itu dipasifkan. Seperti pola berikut ini.
Cermati kalimat berikut ! Fungsi masing-masing kata/kelompok kata/klausa yang tercetak miring ialah sebagai berikut .
Keterangan
Di dalam teks berita, penggunaan keterangan ialah sebuah keharusan. Istilah keterangan dalam tata bahasa disebut dengan adverbia. Keterangan merupakan unsur kalimat yang menyampaikan informasi lebih lanjut ihwal sesuatu yang dinyatakan dalam kalimat; misalnya, memberi informasi ihwal tempat, waktu, cara, sebab, dan tujuan. Keterangan ini sanggup berupa kata, kelompok kata, atau anak kalimat.
Berbagai informasi yang terdapat dalam tiap paragraf antara lain sebagai berikut.
Permasalahan dalam teks informasi dibahas guna memanfaatkan keberadaan bahasa Indonesia dalam menempatkan diri sebagai cerminan perilaku bangsa Indonesia di lingkungan pergaulan dunia global. Untuk itu, pelajaran ini dikemas dengan memakai tema menyikapi informasi dunia dari semua sudut pandang.Tahapan acara pembelajaran teks tersebut dilakukan untuk memba ngun teks yang menerapkan pembelajaran saintifik dengan model pembelajaran teks berbasis problem (problem based learning), pembelajaran teks berbasis proyek (project based learning), dan pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian (discovery/inquiry learning), serta evaluasi autentik.
Struktur Teks Berita
Struktur teks merupakan gambaran cara teks tersebut dibangun. Kalian Teks informasi disusun dengan struktur teks orientasi informasi diikuti insiden kemudian sumber berita.
- Orientasi informasi merupakan pembuka ihwal hal yang akan diberitakan.
- Peristiwa merupakan tahap inti dari berita. Pada tahap ini informasi dinarasikan sedemikian rupa sampai tersaji beberapa fakta yang dimunculkan kemudian.
- Sumber informasi tidak selalu berada di tamat berita. Ia sanggup berada di dalam informasi itu sendiri.
No. | Struktur | Kalimat |
---|---|---|
1. | Orientasi | Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy menjalani “pertemuan” istimewa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Sabtu (12/4). |
2. | Peristiwa | Di tengah hawa sejuk awal trend semi dan keindahan pemandangan bunga sakura di lereng Gunung Fuji, Abe mengajak Kennedy berjalan-jalan dengan kecepatan tinggi. “Saya berharap Duta Besar Kennedy akan menikmati paket lengkap Jepang: keindahan bunga sakura, Gunung Fuji, dan teknologi tercanggih,” ujar Abe santai sebelum memulai perjalanan. Hari itu, Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api (KA) magnetik supercepat yang akan ditawarkan kepada AS. KA canggih ini memakai teknologi magnetic levitation (maglev) yang menerapkan daya angkat magnetis sebagai sumber tenaga pelopor utama. Dengan menerapkan teori dasar magnetisme bahwa kutub magnet yang sama akan saling menolak, kereta tanpa roda ini akan terangkat 10 sentimeter dari relnya ketika diaktifkan. Tanpa tabrakan antara roda dan rel, KA ini pun sanggup melaju lebih cepat, lebih mulus, dan lebih tak bersuara dibandingkan KA konvensional. Abe dan Kennedy memulai perjalanan mereka dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line di bersahabat Gunung Fuji. Sambil tersenyum, Abe pun memperlihatkan keunggulan teknologi Jepang kepada duta besar negara sekutu utamanya itu. Di tengah perjalanan, KA yang mereka tumpangi sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72. Menurut operator KA Istimewa ini, Central Japan Railway, pada ketika uji coba tahun 2003 silam, kecepatan maksimum KA tersebut mencapai 581 km per jam. KA maglev inilah yang akan ditawarkan Jepang kepada AS, satu-satunya negara adikuasa yang belum mempunyai jaringan KA supercepat. Pemerintahan Presiden Barack Obama ketika ini berinisiatif memulai pembangunan jaringan KA supercepat nasional di AS, yang akan dimulai dengan jalur dari Washington DC ke Baltimore, Maryland, sepanjang 60 km. Insentif khusus Menurut harian bisnis Nikkei, pihak Central Japan Railway telah memberi penawaran insentif khusus dengan membebaskan biaya lisensi bila AS jadi menentukan teknologi maglev Jepang untuk ruas pertama ini. Nikkei menambahkan, Pemerintah Jepang berencana membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7 triliun) melalui Japan Bank for International Cooperation. Meski demikian, Jepang masih harus bersaing dengan negara-negara pemilik teknologi KA supercepat lain, ibarat Kanada, Prancis, dan Jerman. Usai “pertemuan” diplomatik tersebut, Abe mengatakan, “Setelah saya sanggup menyebarkan pengalaman ini dengan Duta Besar Kennedy hari ini, saya harap beliau pun akan menyebarkan dongeng ini dengan Gedung Putih.” Kennedy, satu-satunya anak mantan Presiden John F. Kennedy yang masih hidup, menimpali, teknologi maglev tersebut ialah sesuatu yang sanggup mendatangkan manfaat besar bagi Jepang. “Dan semoga bagi AS juga,” ujar dia. Jepang sendiri sedang berencana membangun jalur komersial KA maglev yang menghubungkan Tokyo dengan Nagoya di Jepang tengah pada 2027. Pada 2045, jalur KA maglev tersebut akan menghubungkan Tokyo dengan Osaka di Jepang Barat dan mempersingkat waktu perjalanan dari sekitar tiga jam ketika ini dengan KA peluru Shinkansen menjadi hanya sekitar 67 menit. Sumber: Kompas, Senin, 14 April 2014, halaman 10 |
3. | Sumber berita | 1. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe 2. Operator KA Central Japan Railway 3. Pemerintahan Presiden Barack Obama 4. Harian bisnis Nikkei |
Setelah membaca teks informasi “’Pertemuan’ Diplomatik 505 Kilometer per Jam” idiperloeh informasi sebagai berikut.
- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, dalam pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy pada Sabtu, 12 April 2014 mengatakan: “Saya berharap Duta Besar Kennedy akan menikmati paket lengkap Jepang: keindahan bunga sakura, Gunung Fuji, dan teknologi tercanggih”. Teknologi tercanggih apakah yang dimaksud oleh Perdana Menteri tersebut? Teknologi tercanggih tersebut ialah kereta api (KA) magnetik supercepat dengan teknologi magnetic levitation (maglev) yang menerapkan daya angkat magnetis sebagai sumber tenaga pelopor utama.
- Dalam pertemuan tersebut, pemerintah Jepang menyampaikan kepada Amerika Serikat kereta api (KA) magnetik supercepat dan canggih dengan memakai teknologi magnetic levitation (maglev) yang menerapkan daya angkat magnetis sebagai sumber tenaga pelopor utama. KA ini juga disebut KA Maglev.
- Ka tersebut dikatakan sebagai kereta tercanggih dengan alasan antara lain (KA) magnetik supercepat dengan teknologi magnetic levitation (maglev) yang menerapkan daya angkat magnetis sebagai sumber tenaga pelopor utama. Dengan menerapkan teori dasar magnetisme bahwa kutub magnet yang sama akan saling menolak, kereta tanpa roda ini akan terangkat 10 sentimeter dari relnya ketika diaktifkan. Tanpa tabrakan antara roda dan rel, KA ini pun sanggup melaju lebih cepat, lebih mulus, dan lebih tak bersuara dibandingkan KA konvensional. Pada ketika perjalanan Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api, KA magnetik supercepat ini sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72. Operator KA maglev, Central Japan Railway, menyampaikan bahwa ketika uji coba tahun 2003 silam, kecepatan maksimum KA tersebut mencapai 581 km per jam.
- Makna tersirat dari judul “Pertemuan’ Diplomatik 505 Kilometer per Jam” yaitu pembicaraan empat mata yang dilakukan Duta Besar Amerika dengan Perdana Menteri Jepang. Pembicaraan tersebut merupakan penawaran teknologi tercanggih oleh Perdana Menteri Jepang kepada Duta Besar Amerika Serikat. Pada ketika perjalanan Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api, KA magnetik supercepat ini sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72. Sehingga, informasi tersebut diberi judul ibarat di atas.
Paragraf Ke- | Kalimat Ke- | Peristiwa |
---|---|---|
1 | 1 | Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy menjalani “Pertemuan” istimewa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Sabtu (12/4). |
2 | 1 | Di tengah hawa sejuk awal trend semi dan keindahan pemandangan bunga sakura di lereng Gunung Fuji, Abe mengajak Kennedy berjalan-jalan dengan kecepatan tinggi. |
3 | 1 | Hari itu, Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api (KA) magnetik supercepat yang akan ditawarkan kepada AS. Dengan menerapkan teori dasar magnetisme |
4 | 1 | Hari itu, Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api (KA) magnetik supercepat yang akan ditawarkan kepada AS. Dengan menerapkan teori dasar magnetisme |
5 | 1 | Abe dan Kennedy memulai perjalanan mereka dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line di bersahabat Gunung Fuji. |
5 | 2 | Sambil tersenyum, Abe pun memperlihatkan keunggulan teknologi Jepang kepada duta besar negara sekutu utamanya itu. |
6 | 1 | Di tengah perjalanan, KA yang mereka tumpangi sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72. |
7 | 1 | Menurut operator KA Istimewa ini, Central Japan Railway, pada ketika uji coba tahun 2003 silam, kecepatan maksimum KA tersebut mencapai 581 km per jam. |
8 | 1 | KA maglev inilah yang akan ditawarkan Jepang kepada AS, satu-satunya negara adikuasa yang belum mempunyai jaringan KA supercepat. |
8 | 2 | Pemerintahan Presiden Barack Obama ketika ini berinisiatif memulai pembangunan jaringan KA supercepat nasional di AS, yang akan dimulai dengan jalur dari Washington DC ke Baltimore, Maryland, sepanjang 60 km. |
9 | 1 | Menurut harian bisnis Nikkei, pihak Central Japan Railway telah memberi penawaran insentif khusus dengan membebaskan biaya lisensi bila AS jadi menentukan teknologi maglev Jepang untuk ruas pertama ini. |
10 | 1 | Nikkeimenambahkan, Pemerintah Jepang berencana membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7triliun) melalui Japan Bank for International Cooperation. |
11 | 1 | Meski demikian, Jepang masih harus bersaing dengan negara-negara pemilik teknologi KA supercepat lain, ibarat Kanada, Prancis, dan Jerman. |
12 | 1 | Usai “pertemuan” diplomatik tersebut, Abe mengatakan, “setelah saya sanggup menyebarkan pengalaman ini dengan Duta Besar Kennedy hari ini, saya harap beliau pun akan menyebarkan dongeng ini dengan Gedung Putih.” |
13 | 1 | Kennedy, satu-satunya anak mantan Presiden John F. Kennedy yang masih hidup, menimpali, teknologi maglev tersebut ialah sesuatu yang sanggup mendatangkan manfaat besar bagi Jepang. |
13 | 2 | “Dan semoga bagi AS juga,” ujar dia. |
14 | 1 | Jepang sendiri sedang berencana membangunjalur komersial KA maglev yang akan menghubungkan Tokyo dengan Nagoya di Jepang tengah pada 2027. |
15 | 1 | Pada 2045, jalur KA maglev tersebut akan menghubungkan Tokyo dengan Osaka di Jepang barat dan mempersingkat waktu perjalanan dari sekitar tiga jam ketika ini dengan KA peluru Shinkansen menjadi hanya sekitar 67 menit. |
Fungsi Subyek
Setiap informasi mempunyai urutan insiden yang diceritakan dengan memakai narasi. Setiap insiden mempunyai kaitan antara satu dan lainnya. Perhatikan penggalan yang tercetak miring pada kalimat berikut ini.
- Hari itu, Abe mengajak Kennedy menjajal kereta api magnetik supercepat yang akan ditawarkan kepada AS.
- KA canggih ini memakai teknologi magnetic levitation (maglev) yang menerapkan daya angkat magnetis sebagai sumber tenaga pelopor utama.
Pada kalimat (1), subjek (Abe) berbentuk nomina, sementara pada kalimat (2) subjek (KA canggih ini) berbentuk kelompok kata nomina. Pada umumnya, unsur pengisi fungsi subjek berkategori nomina, kelompok kata nomina, atau klausa, namun pada beberapa kalimat lain, ada pula subjek yang berkategori lain. Seperti pada pola di bawah ini.
- Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy menjalani “Pertemuan” istimewa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Sabtu (12/4).
- Membeli biaya lisensi kereta api maglev mahal sekali.
Subjek pada kalimat (1) berkategori klausa dan pada kalimat (2) berkategori verba. Jika unsur subjek lebih panjang dari unsur predikatnya, subjek sering diletakkan di tamat kalimat. Membeli biaya lisensi kereta api maglev mahal sekali -->Mahal sekali membeli biaya lisensi kereta api maglev.
Subjek yang berupa orang kedua atau orang pertama jamak pada kalimat imperatif (perintah) sering dihilangkan ibarat pada kalimat berikut:
- Silakan (Anda) menikmati paket lengkap Jepang: keindahan bunga sakura, Gunung Fuji, dan teknologi tercanggih.
- Mari (kita) menjajal kereta api magnetik supercepat.
Subjek pada kalimat aktif transitif akan menjadi suplemen bila kalimat itu dipasifkan. Seperti pola berikut ini.
Related:
- Pemerintah Jepang membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7 triliun) melalui Japan Bank for International Cooperation.
- Separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7 triliun) dibayar (oleh) Pemerintah Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation.
Cermati kalimat berikut ! Fungsi masing-masing kata/kelompok kata/klausa yang tercetak miring ialah sebagai berikut .
No. | Kalimat |
---|---|
1. | Dengan menerapkan teori dasar magnetisme bahwa kutub magnet yang sama akan saling menolak, kereta tanpa roda ini (kelompok kata nomina) akan terangkat 10 sentimeter dari relnya ketika diaktifkan. |
2. | Tanpa tabrakan antara roda dan rel, KA ini (nomina) sanggup melaju lebih cepat, lebih mulus, dan lebih tak bersuara dibandingkan KA konvensional. |
3. | Abe dan Kennedy (nomina) memulai perjalanan mereka dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line di bersahabat Gunung Fuji. |
4. | Sambil tersenyum, Abe (nomina) memperlihatkan keunggulan teknologi Jepang kepada duta besar negara sekutu utamanya itu. |
5. | Di tengah perjalanan, KA yang mereka tumpangi (klausa) sempat menyentuh kecepatan 505 kilometer per jam atau setara dengan kecepatan jelajah pesawat penumpang bermesin turboprop ATR 72. |
Keterangan
Di dalam teks berita, penggunaan keterangan ialah sebuah keharusan. Istilah keterangan dalam tata bahasa disebut dengan adverbia. Keterangan merupakan unsur kalimat yang menyampaikan informasi lebih lanjut ihwal sesuatu yang dinyatakan dalam kalimat; misalnya, memberi informasi ihwal tempat, waktu, cara, sebab, dan tujuan. Keterangan ini sanggup berupa kata, kelompok kata, atau anak kalimat.
- Keterangan yang berupa kelompok kata ditandai oleh preposisi, ibarat di, ke, dari, dalam, pada, kepada, terhadap, tentang, oleh, dan untuk.
- Keterangan yang berupa anak kalimat ditandai dengan kata penghubung, ibarat ketika, karena, meskipun, supaya, jika, dan sehingga.
No | Paragraf Ke- | Kalimat Ke- | Keterangan | |||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Waktu | Tempat | Tujuan | Cara | Sebab | Alat | |||
1. | 1 | 1 | Sabtu(12/4) | - | - | - | - | - |
2. | 2 | 1 | Di tengah hawa sejuk awal trend semi | di lereng Gunung Fuji | - | Abe mengajak Kennedy berjalan-jalan dengan kecepatan tinggi | - | - |
3. | 3 | 1 | Hari itu | - | - | - | - | - |
4. | 5 | 1 | Dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line di bersahabat Gunung Fuji | di bersahabat Gunung Fuji | - | kereta tanpa roda ini akan terangkat 10 sentimeter dari relnya ketika diaktifkan | - | - |
5. | 6 | 1 | Di tengah perjalanan | - | - | - | - | - |
6. | 7 | 1 | Pada ketika uji coba tahun 2003 silam | - | - | - | - | - |
7. | 8 | 2 | Saat ini | di AS, yang akan dimulai dengan jalur dari Washington DC ke Baltimore, Maryland, sepanjang 60 km | - | - | - | - |
8. | 10 | 1 | - | - | - | - | jika AS jadi menentukan teknologi maglev Jepang untuk ruas pertama ini | - |
9. | 14 | 1 | pada 2027 | Di Jepang tengah | - | - | - | - |
10. | 15 | 1 | Pada 2045 | ... Tokyo dengan Osaka di Jepang Barat | Dari sekitar tiga jam ketika ini dengan KA peluru Shinkansen menjadi hanya sekitar 67 menit. | - | - | - |
Berbagai informasi yang terdapat dalam tiap paragraf antara lain sebagai berikut.
Paragraf Ke- | Informasi |
---|---|
Orientasi | Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang berjulukan Caroline Kennedy. Perdana Menteri Jepang ialah Shinzo Abe. |
1. | Abe mengajak Kennedy memakai kereta . Keindahan bunga sakura, Gunung Fuji, dan teknologi tercanggih ialah daya tarik Jepang |
2. | Abe dan Kennedy menjajal kereta api (KA) magnetik supercepat. KA canggih memakai teknologi magnetic levitation (maglev) |
3. | Teori dasar magnetisme kutub magnet yang sama akan saling menolak. KA maglev sanggup melaju cepat, lebih mulus, dan lebih tak bersuara. |
4. | Abe dan Kennedy memulai perjalanan mereka dari Stasiun Yamanashi Maglev Test Line. Abe memperlihatkan keunggulan teknologi Jepang kepada duta besar Amerika. |
5. | KA maglev mencapai kecepatan 505 kilometer per jam setara dengan kecepatan jelajah pesawat turboprop ATR 72. |
6. | KA maglev pada ketika uji coba tahun 2003 kecepatan maksimum KA mencapai 581 km per jam. |
7. | AS satu-satunya negara adikuasa yang belum mempunyai jaringan KA supercepat. |
8. | Pemerintahan Presiden Barack Obama berinisiatif memulai pembangunan jaringan KA supercepat nasional di AS dari Washington DC ke Baltimore, Maryland, sepanjang 60 km. |
9. | Pihak Central Japan Railway memberi penawaran insentif khusus kepada AS. |
10 | Pemerintah Jepang berencana membayar separuh dari biaya lisensi sebesar 1 triliun yen (Rp112,7 triliun) |
11. | Jepang masih harus bersaing dengan negara-negara pemilik teknologi KA supercepat lain. |
12. | Abe berharap duta besar AS menyebarkan dongeng dengan Gedung Putih.” |
13. | Kennedy, satu-satunya anak mantan Presiden John F. Kennedy yang masih hidup. Kenedy menyampaikan teknologi maglev sanggup mendatangkan manfaat besar bagi Jepang san AS. |
14 | Jepang berencana membangun jalur komersial KA maglev yang menghubungkan Tokyo dengan Nagoya. |
15. | Pada 2045 KA maglev tersebut menghubungkan Tokyo dengan Osaka di Jepang Barat KA maglev mempersingkat waktu perjalanan dari sekitar tiga jam menjadi hanya sekitar 67 menit. |
Sumber berita | Sumber informasi tersebut Perdana Menteri Jepang, Operator KA Central Japan Railway, Pemerintahan Presiden Barack Obama, dan Harian bisnis Nikkei |